The Birth of Architecture
October 19, 2008Salah satu alasan mengapa gue pindah team adalah karena di team yg dulu gue merasa tidak terlalu banyak ruang untuk maju. Jangan salah paham dulu. Team gue yg dulu adalah team Cisco Advanced Services yg beroperasi di bawah management Cisco AS regional Asia Pacific, dan kita bertanggung jawab atas semua project AS di negara-negara yg kita cover yaitu South East Asia. Jadi gue dulu memang sempet terlibat project-project besar di Vietnam, Malaysia, Thailand, Singapore dan Indonesia. Tapi tidak ada fokus. Kadang gue meng handle customer Service Provider di Vietnam kadang large-scale Enterprise sebesar Petronas. Team gue adalah field delivery jadi dari sisi teknologi yg di handle pun tidak fokus, bisa mengerjakan CRS-1 hari ini bisa juga campus network dgn L2 switching features esok hari. Bisa wireless, security sampai ke data center dalam suatu waktu. Dan satu hal lagi, walaupun gue mengerjakan berbagai project dgn role yg berbeda-beda, kadang designer kadang pegang lead untuk migration, tapi gue merasa semua itu sudah pernah gue kerjakan ketika masih bekerja di partner waktu belum masuk Cisco. Jadi gue merasa gue tidak mempelajari hal baru. Tantangan project selalu berbeda tapi sepertinya tidak ada yg benar-benar belum pernah gue kerjakan. Ini mengapa gue merasa tidak terlalu banyak ruang buat maju.
Nah di team yg baru kita berfokus di Carrier Ethernet technology dan kita adalah practice team. Dari sisi teknologi, carrier ethernet itu mencakup hampir semua teknologi yg gue kerjakan di team gue dulu juga, ada CRS-1 di core, aggregation sampai ke access-layer menggunakan L2 switch. Bedanya sekarang kita mengerjakan produk yg berbeda-beda dalam satu framework solusi yaitu carrier ethernet. Jadi kemungkinan gue mengerjakan campus network di enterprise kecil sekali, tapi gue mungkin mengerjakan solusi carrier ethernet secara partial dari core ke aggregation atau dari aggregation ke access layer saja. Bisa jadi hanya migrasi CRS-1 di core saja seperti project pertama gue di Prague. Atau seperti project yg sekarang sedang gue handle, CRS-1 di core kemudian aggregation menggunakan product Cisco yg lain, dan access layernya datang dari vendor lain.
Selain mengerjakan project yg berkaitan dgn teknologi fokus team, kita juga melakukan tugas lain yaitu mem validasi suatu solution architecture blueprint yg dikeluarkan oleh Cisco. Untuk lebih jelasnya ijinkan gue menjelaskan background dari kelahiran suatu solusi atau architecture blueprint di Cisco dan hubungannya dgn team gue yg disebut World Wide Service Provider (WWSP):
- Di Cisco ada Product Business Unit tempat para developer bikin product. Tentunya mereka mendapat feedback dari kita-kita yg ada di lapangan untuk pengembangan ke depan. Kalo untuk produk baru biasanya ada team khusus dan pengambil keputusan produk apa yg mau dikembangkan adalah keputusan para eksekutif
- Di Cisco ada juga Solution Business Unit tempat mereka yg bikin architecture blueprint dan solusi untuk menggunakan produk yg kita punya secara optimal. Masih inget campus network blueprint yg ada core - distribution - access? Sangat popular dan menjadi standar de facto kalo membangun network enterprise/campus network hari ini
- Nah kalo di Product BU para developer atau testing engineer menguji produk sbg satu komponen saja, biasa disebut Device Under Test (DUT), dgn berbagai script untuk melihat apakah ada regression bug dan lain-lain
- Kalo hasil design architecture dari Solution BU akan diberikan ke internal lab kita yg disebut Nsite, mereka punya extensive lab untuk menguji produk dalam suatu solusi komplit. Labnya bener-bener gede banget mereka juga punya resource untuk me replicate atau me mirror network Tier 1 customer misalnya
- Nah solusi yg sudah teruji di Nsite akan dilempar ke internal untuk bisa digunakan oleh team pre-sales ketika bikin high level design, sampai ke team post-sales yaitu Advanced Services agar bisa dijadikan acuan saat diimplementasikan di lapangan
- Team gue adalah World Wide Service Provider yg fokus di Carrier Ethernet di EUEM, dan biarpun di namanya coverage kita “hanya” EUrope and Emerging Market tapi kita adalah satu-satunyanya practice team yg fokus ke Carrier Ethernet utk Cisco di seluruh dunia. Salah satu tugasnya adalah men validasi solusi yg sudah diuji di lab tadi untuk diimplementasikan di lapangan
Jadi tugas kita: me lead deployment di Carrier Ethernet karena biasanya teknologinya baru (CRS-1, ASR) sehingga kadang team field delivery belum terlalu familiar, menulis best practice agar team AS field delivery atau regional spt team gue yg sebelumnya di APAC tau tips and tricks saat mendeploy solusi Carrier Ethernet, dan juga berdasarkan pengalaman dan penemuan di lapangan menyediakan real world feedback ke solusi yg dibikin oleh Solution Business Unit. Karena lab sehebat apapun tidak akan bisa mensimulasikan real customer environment sehingga pasti ada perubahan dan deviasi di lapangan. Dan feedback juga bisa kita berikan kepada team pre-sales spt yg teman gue lakukan dgn mempresentasikan pengalaman dan hasil temuan di lapangan pada saat pertemuan pre-sales engineers di San Jose.
Selain Carrier Ethernet ada juga WWSP yg fokus ke IPTV, SP mobile atau Wimax. Carrier Ethernet juga sebenernya berurusan dgn IPTV, SP mobile atau Wimax tapi kita lebih fokus dgn architecture secara keseluruhan dari core sampai access sedangkan WWSP IPTV misalnya sgt detil sampai ke teknologi headend dan lain-lain.
Ada beberapa orang dari team gue (yg posisinya bukan consulting engineer lagi tapi solution architect) yg sering telibat di diskusi ITU, MEF atau IETF ttg standar Metro Ethernet yg baru, tapi ada team lain yg menjadi pengambil keputusan produk dgn teknologi apa yg mau dikembangkan. Kemudian solution BU membuat arsitektur solusi yg ditest internal oleh Nsite.
Dan team gue yg memastikan bahwa solusi tsb berhasil diimplementasikan, dan jika ada deviasi maka kita memberikan feedback. Selain itu sbg practice team kita memberikan tips dan tricks yg biasa disebut leading practice agar team lain spt team field delivery bisa belajar dari pengalaman kita-kita.
Nah walaupun gue berada di team yg mungkin tidak berhubungan langsung dgn para pengambil keputusan dalam membuat produk baru, tapi terus terang gue menikmati peran ini karena bisa liat real world deployment. Sbg contoh waktu ada debat seru ttg protocol PIM dan non-PIM di level “atas”, waktu itu PIM dibilang tidak scalable dan lain-lain oleh vendor lain trus team gue bikin presentasi balasan dgn pertanyaan: PIM tidak scalable? untuk skala berapa users? Kita sudah deploy dgn sekian puluh ribu users dan running stable as per today. Kita punya referensi Carriet Ethernet besar di EU. Kemudian kita balik nanya, kalo pake teknologi baru yg non-PIM bisa scalable di berapa?
Tentunya teknologi baru harus dicoba, inovasi harus didukung. Kalo tidak ada yg berani deploy mana bisa teknologi baru jadi maju dan berkembang. Cuman kadang-kadang kan orang berdebat di level hitungan matematis, di level datasheet, sedang team gue punya data aktual di lapangan, dan sampe sekarang gue masih lebih suka itu.
Pada saat suatu blueprint architecture tentang suatu solusi seperti Metro Ethernet dikeluarkan oleh Cisco ke public, sebenernya sudah banyak sekali pihak-pihak yg melakukan pengujian, mulai dari Product BU yg menguji product secara individu, solution BU yg memikirkan design architecture apa yg cocok dgn product-product yg kita punya, internal lab yg menguji dalam bentuk suatu sistem bukan hanya individu lagi, ditambah peran serta seperti team WWSP maupun team AS lainnya yg memberikan feedback dari pengalaman di lapangan untuk perbaikan ke architecture tsb untuk menjadi lebih baik.
Dan semua ini membuat gue merasa sudah berada di team yg tepat.

Dear Mas Himawan,
Asli….cerita2 Mas Himawan inspiratif banget. Saya terpacu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi skaligus terhibur dengan pengalaman2 dari Mas Himawan ini. Mestinya, blog ini dibaca oleh generasi muda Indonesia ya Mas…two big thumbs!
Regards,
Hastuti
Comment by Hastuti — October 29, 2008 @ 8:24 am
Salut Om..
.. inspiratip ….
Comment by Dani — October 29, 2008 @ 6:37 pm
Maju terus …. keep up to date.
Saya terinspirasi oleh Mas, sekarang lagi berusaha pindah jalur ke bidang IS audit … wish me luck ..
Comment by Plugie — October 30, 2008 @ 6:56 am
thanks buat sharenya
Comment by zorg — November 11, 2008 @ 5:49 pm
wawasan akan bertambah dengan informasi informasi ini
Comment by iklanoke — November 11, 2008 @ 5:50 pm