Menjadi Network Engineer +
February 29, 2008Apakah anda termasuk seorang network engineer yg merasa tidak ada peningkatan dalam karir? Atau anda suka merasa heran mengapa teman anda yg juga network engineer bisa meraih posisi tinggi atau pindah kerja ke tempat lain, bahkan ke negara lain, yg jauh lebih baik dari sekarang? Atau anda hanya penasaran dan ingin tahu bagaimana caranya memulai karir sebagai network engineer dan kemudian ingin menjadi lebih maju?
Pernahkah terpikirkan bahwa ada orang-orang yg bekerja sebagai network engineer biasa, sedangkan ada yg menjadi network engineer + (plus) bahkan ++ (plus plus)? Hal inilah yg menjadi pembeda antara satu engineer dgn engineer lainnya. Dan saya akan coba tuliskan apa-apa saja point plus tersebut di sini, berdasarkan pengalaman pribadi dan pengamatan selama berkarir di bidang networking. Walaupun fokus utamanya adalah network engineer namun beberapa prinsip bisa diaplikasikan buat engineer di bidang lainnya.
Ada 10 hal yg saya pikir harus dimiliki oleh setiap engineer. Dari 10 hal tersebut 2 yg terpenting dan menjadi dasar adalah pola pikir (mindset) dan sikap (attitude). Memiliki sebagian besar dari daftar ini akan membuat seseorang menjadi network engineer +. Memiliki semua hal di daftar, ditambah hal-hal lain yg sengaja tidak saya tuliskan di sini (misal: ketaatan beragama atau kemampuan mengorbankan hal pribadi demi mencapai tujuan) akan membuat seseorang menjadi engineer ++.
1 It Begins with Mindset
- Global:
- Positive:
- Observer & Analytical:
- Multiple Vantage Points:
- Reviewer:
- Skeptical:
- Priority Based:
- Strategic Dreamer:
- In the Moment:
- Blink-based Decision Maker:
2 Attitude is Everything
- Work Smart:
- Continuous Learner:
- Self-motivated and Motivating:
- Adaptable, Elastic, Flexible:
- Team Player:
- Independent:
- Responsibility and Integrity:
- Focus and Consistent:
- Able to Handle Situation Under Pressure:
- Never Give Up:
3 Possess T Skill Set
Engineer plus tidak hanya harus memiliki skill set yg dalam di bidang tertentu, tapi juga mengerti skill dari hal yg lain hingga level tertentu. Sebagai contoh: seorang network engineer yg berfokus di MPLS dan core network dari Service Provider, juga sebaiknya mengetahui berbagai hal di luar itu seperti network security, wireless, LAN switching dan lain-lain. Contoh yg lebih global mungkin adalah seseorang yg mendalami network engineering sebaiknya juga mengerti sampai level tertentu hal-hal seperti Operating System, Application Security, mekanisme aplikasi Web dgn Database, relasi client – server dan sebagainya. Biasanya ini disebut sbg T skill set karena mempunya 1 skill yg mendalam tapi juga memiliki pengetahuan tentang hal lain meskipun tidak terlalu mendalam.
4 Broad Experience
Pengalaman buat seorang engineer adalah hal yg sangat penting. Seringkali pengalaman dapat mengubah pola pikir seseorang dan juga membentuk attitude. Sebaiknya setiap engineer itu merasakan pengalaman yg berbeda-beda. Ketika kita bekerja di suatu perusahaan dan merasa nyaman dgn pekerjaan yg kita lakukan, biasa disebut comfort zone, maka kemungkinan besar itu adalah saat yg tepat untuk pindah dan mencoba hal yg baru. Di bidang network engineering ini berarti kita sebaiknya mencoba berbagai pekerjaan dimulai dari engineer yg melakukan implementasi project, engineer yg melakukan troubleshooting, network designer, lead engineer yg harus mengalokasikan resource dan melakukan rencana implementasi, engineer yg melakukan integrasi antara produk dari satu vendor dgn vendor yg lain, dan seterusnya. Jika ada kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yg lebih menantang, ambilah. Jika ada tawaran untuk ke luar negri untuk melakukan sesuatu yg baru, terima saja. Kemampuan menentukan prioritas sangat penting untuk bisa mengambil keputusan berat seperti pindah pekerjaan yg lebih menantang meskipun penghasilan yg lebih rendah, karena secara strategi pekerjaan yg baru itu bisa membantu dalam proses mencapai tujuan dan mimpi kita.
5 Certification is Not Everything but Necessary
Ini sudah sering saya bahas. Pengalaman itu sangat penting, namun sertifikasi bisa membantu dalam hal mempelajari sesuatu maupun ketika kita harus memasarkan diri kita ke luar negri. Siapa yg tahu sekolah tempat kita berasal? Atau mungkin perusahaan kita yg sekarang sama sekali tidak dikenal orang. Pada saat itu peran sertifikasi menjadi penting. Banyak orang yg bilang ini tidak bermanfaat tapi pengalaman saya pribadi membuktikan hal yg berbeda. Dan untuk bidang network engineering jika seseorang ingin memiliki T skill set mungkin bisa digambarkan dgn proses sertifikasi sbg berikut: memiliki CCIE di track Routing & Switching, bisa bekerja di Service Provider karena memiliki skill CCIP, mengerti VOIP sampai di tingkat CCVP, bisa mendesain network dgn memiliki CCDP, tahu security sampai di level CCSP ataupun Ethical Hacker, CISSP sampai SANS Institute, punya sertifikasi wireless dari organisasi non vendor seperti Planet3, mengerti operating system minimal Windows dan Linux, ambil sertifikasinya jika perlu dan seterusnya.
6 Communication Skill
Memiliki ide-ide baru yg orisinil itu penting, tapi mampu menyampaikan ide itu jauh lebih penting. Kemampuan berkomunikasi dimulai dari kemampuan untuk berdiskusi, mendengarkan dan menyampaikan pendapat. Setelah itu engineer plus harus mampu melakukan presentasi, baik itu presentasi teknikal maupun menterjemahkan bahasa teknis ke orang awam yg merupakan decision maker seperti manager maupun direktur. Kemampuan mendokumentasikan hal-hal yg sudah dikerjakan dalam project, atau membuat dokumen untuk proposal dan menjawab tender juga penting sekali. Satu hal yg saya pernah sebutkan: English is inevitable. Sebagai engineer yg harus mampu bersaing secara global bahasa inggris itu tidak bisa dihindarkan. Mulailah dgn belajar membaca buku-buku literatur yg berbahasa Inggris, kemudian coba bekomunikasi tulisan seperti email maupun chatting. Setelah itu kita harus mampu mendengarkan percakapan tanpa text. Dan tahap terakhir adalah berbicara. Sepertinya susah tapi bisa dilakukan. Dan bahasa itu harus dipergunakan, tidak bisa kita hanya mengambil kursus tanpa pernah melatih untuk menggunakannya secara terus-menerus.
7 In the Right Community, For the Right Community
Selalulah berada di lingkungan yg tepat. Bergaul dgn orang-orang yg positif sehingga kita bisa menjadi orang yg positif juga. Bergabung dgn orang-orang yg bermimpi dan berkeinginan untuk maju sehingga kita pun menjadi semangat untuk maju. Jangan membuang-buang waktu untuk berada dgn orang yg pesimis. Hindari konflik di pekerjaan dan juga gosip. Kadang di pekerjaan itu berlaku prinsip every man for himself. Bukan berarti kalo kita mendengar kabar bahwa ada yg naik gaji kita juga jadi menuntut hal yg sama. Bukan juga berarti kalo kita bekerja keras sehingga akhirnya mendapat bonus dari perusahaan semua orang harus mendapat hal yg sama. Dgn bergabung di komunitas yg tepat, kita bisa saling berbagi pengalaman dan informasi. Satu hal yg harus diingat, kemampuan berkomunikasi dan saling menghormati dalam suatu komunitas itu penting. Misalnya kita bergabung dgn suatu milis, kita harus tahu cara bertanya dan juga menghargai orang lain dgn menerima kenyataan bahwa tidak setiap saat pertanyaan kita akan dijawab. Jawablah pertanyaan orang dan bagilah informasi jika kita ingin mendapatkan hal yg serupa.
8 Know How to Market Yourself
Banyak orang yg mampu membuat barang yg bagus tapi tidak mampu memasarkannya. Sama dgn engineer, banyak yg bisa membangun skill, pola pikir dan sikap, sertifikasi yg dan pengalaman yg banyak, tapi tidak mengerti bagaimana bisa memasarkan dirinya. Profil yg bagus itu penting namun harus bisa dilihat orang. Kita menjual dan harus mendapat pembeli yg tepat. Luaskan wawasan dan tambah lingkaran kontak kita, dimulai dgn memanfaatkan jaringan social networking yg ada di Internet seperti Linkedin. Kita juga bisa memposting CV kita secara online di website yg menawarkan service buat pencari kerja seperti monster, jobsdb dan lain-lain biarpun cara paling ampuh untuk mendapat pekerjaan sebenarnya adalah melalui referensi. Selain itu bergabunglah dgn komunitas melalui milis-milis dan jadilah member yg aktif. Jika ada pertemuan-pertemuan seperti seminar atau workshop baik dgn vendor maupun pihak lainnya, usahakan untuk ikut sehingga bisa bertemu banyak orang lain yg seprofesi. Pada saatnya nanti mungkin kita harus bisa menulis dan berbicara di depan publik. Menulis baik itu buku maupun di blog bisa menjadi cara yg ampuh untuk mengenalkan diri kita ke lingkaran yg lebih luas. Internet sudah banyak menawarkan alat untuk memasarkan diri, gunakan dan manfaatkan sebaik-baiknya.
9 Follow Your Heart
Engineer plus melakukan apa yg dia sukai. Selalu merasa excited dgn apa yg kita lakukan adalah kunci keberhasilan, sehingga sangat penting untuk melakukan apa yg kita percayai dan sukai. Bekerja di bidang yg menuntut untuk terus belajar dan berkembang sangat sulit untuk dilakukan jika tidak benar-benar suka. Mulailah dari niat yg benar. Ajukan pertanyaan ke diri sendiri: apakah ini yg benar-benar kita sukai dan ingin kita lakukan untuk beberapa tahun ke depan? Jangan pernah ikut-ikutan hanya karena mendengar cerita orang maupun karena permintaan pasar yg sedang tinggi. Hindari untuk mendengarkan hal-hal yg masih ‘katanya’. Temukan apa yg diinginkan, biarkan hati kita memberi isyarat tentang itu, dan jalankan tanpa ragu.
10 Best Advice: Work Hard is Not Enough
Saya beberapa waktu yg lalu mendapat sebuah advice bahwa kerja keras saja tidak cukup. Ini bukan berarti kerja keras itu tidak penting, namun jangan pernah beranggapan bahwa kita seharusnya dapat bonus karena sudah bekerja keras. Di lingkungan yg sangat kompetitif ini umumnya semua orang bekerja keras. Dan kita semua sudah dibayar oleh perusahaan untuk itu. Jadi daripada mengeluh dan berpikir bahwa perusahaan tidak fair karena tidak memberi imbal balik atas jerih payah kita, sebaiknya berpikir hal lain apa yg bisa kita lakukan untuk membuat diri kita lebih. Do something extra. Lakukan hal diluar hal yg seharusnya kita lakukan meskipun tidak diminta oleh perusahaan. Sumbangkan dan bagilah ilmu untuk rekan-rekan maupun komunitas yg lebih besar. Tawarkan diri untuk melatih teman-teman yg baru bergabung dgn perusahaan, misalnya. Coba perbaiki proses yg sudah ada dan usulkan hal tersebut. Lakukan hal-hal diluar tugas kita untuk menjadikan sesuatu yg lebih baik, demi kepentingan perusahaan, komunitas dan diri kita sendiri.
One Million Dollar Question
Sekarang tiba saatnya untuk mengajukan one million dollar question, pertanyaan yg paling penting: setelah memiliki dan melakukan semua hal yg di atas, kapan kita akan memperoleh hasilnya, baik itu berupa tawaran untuk pindah ke tempat yg lebih baik atau gaji yg lebih tinggi? Tidak ada jaminan untuk itu. Ya, sekali lagi saya tekankan tidak ada jaminan ketika anda menjadi engineer plus anda langsung mendapatkan gaji tinggi dan karir yg bagus sesuai idaman. Tapi pengalaman membuktikan hal ini. Hal ini disebabkan karena jumlah orang yg mau menjadi engineer plus itu sedikit (yap, kata kuncinya: mau. Karena untuk memiliki dan melakukan semua yg ada di daftar itu adalah pilihan). Dan pasar selalu membutuhkan orang-orang tersebut. Sehingga harusnya mereka yg memilih untuk menjadi engineer plus maupun engineer plus plus tidak perlu kuatir akan jawaban dari pertanyaan ini. Yang paling penting adalah: selalu memperbaiki diri dan setiap saat berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hasilnya akan datang sendiri tanpa perlu ditunggu. Insya Allah.
Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat buat kita semua. Dan bagi yg ingin tahu cara memulai karir maupun sertifikasi di bidang networking, silahkan baca tulisan saya yg lain: Bagaimana Untuk Memulai FAQ.
really inspiring bro…thx!!
Comment by krisna — March 3, 2008 @ 2:44 am
very usefull.. thanks bro..
Comment by icha — March 3, 2008 @ 12:22 pm
wahh,kok jauh bgt ya,terimakasih bgt pengalamannya mas toink…. moga2 bermanfaat bwt semua
Comment by ebit arifin — March 4, 2008 @ 11:52 am
Meski saya bukanlah seorang network engineer. Tetapi cukup tertarik tuk alih profesi hihihi. It’s a good posting. Postingannya berlaku juga buat Secretary. Salam kenal. Thanks
Comment by Mimin — March 4, 2008 @ 5:56 pm
attitude memang penting, nambahin juga luck (keberuntungan) juga berpengaruh…thx b4 buat nilai tambah dan koreksi buat jadi engineer plus-plus…:)
Comment by rzlocke — March 5, 2008 @ 7:43 am
Sungguh menarik tulisan-tulisan om himawan, blog ini akan selalu menjadi motivasi diri saya jika sedang down,
Comment by goblin — March 7, 2008 @ 9:01 pm
sangat bermanfaat mas terima kasih, utk yg mau info beasiswa ,lowongan kerja dan materi2 cisco,gsm yg lainnya bisa klik ke http://sinauonline.50webs.com
Comment by alfin — March 8, 2008 @ 11:08 am
wow…inspiring bgt. Mungkin memang hal-hal ini yg kurang dari gw. thanx for showing me the way. thanx alot..
Comment by riki pribadi — March 9, 2008 @ 8:02 pm
g sengaja…dapet recommend dr milis sebelah…really inspirated…thanks a lot
Comment by jack — March 10, 2008 @ 9:17 pm
tulisan yang bagus pak, boleh aku sadur ulang di bloger ku. terimakasih
salam kenal
Comment by grand — March 13, 2008 @ 10:00 am
Bener…Bener …benar Mas…. Positive thinking for the first and try learn international language …. for get more information and knowledge but don’t forget your statement “Certification is Not Everything but Necessary” like You …. * he hehe… bener apa salah ya … Pede Aja dech (”Kabur”) Makasi Mas … Mohon Ijin aku saya taru di blog saya juga ya
Comment by bilal — March 21, 2008 @ 9:51 pm
Pikiranku jadi terbuka nih (http://sinauonline.50webs.com)
Comment by alfin — April 15, 2008 @ 1:40 pm
Mangtapzzz….
Kapan ya bisa kayak beliau????
Wuih emang beda klo yang ngomong pakar dan orang yang sudah sangat pengalaman..
Jadi tambah termotivasi nih untuk nyelesain CCNA yang baru semester 2 …yah baru mulai mengayuh perahu perlahan-lahan hehehe…
Belajar..belajar..
Comment by Gnuga — April 24, 2008 @ 11:21 am
GOOD MOTIVATION…. he he
Comment by yadi — April 29, 2008 @ 6:34 am
KEREN!! SALUT DEH sm si om yg satu ini… : )
Comment by Rizky — May 14, 2008 @ 7:17 am
sukses selalu yah mas, MANTAP DAH MAS HIMAWAN, JADI MOTIVASI BUAT SAYA BUAT YAKINININ PILIHAN SYA DI DUNIA NETWORKING.
HIDUNG ENGINEER ++
Comment by iip — May 21, 2008 @ 8:11 am
Wah sangat inspiring mas, thanks ya, saya memang pengen berkakrir di network
Comment by chatoer — June 8, 2008 @ 10:22 am
Thanks banget mas tulisannya, saya sekarang dalam masa bingung menghadapi dilema proses perkuliahan saya di salah PT swasta. Apakah sign out atau lanjut (95% sign out). Saya sangat tertarik dengan network sejak saya masih SMA dan hendak melanjutkan ke PT.
Setelah membaca tulisan mas, semoga saya bisa semakin yakin akan pilihan saya untuk menjadi lebih spesialis di bidang ini.
Thanks again Mas Himawan Nugroho.
Comment by cstrike — June 12, 2008 @ 6:42 pm
that’s lovely description…………..salut buat mas Himawan.Moga2 Negara kita bisa lebih maju dengan banyak engineer yg mempunyai pola pikir kaya mas himawan..
wassalam
best regards,
kodir
Comment by bang_kodir — June 29, 2008 @ 8:35 pm
Saya suka sekali dengan tulisan Mas Himawan. Banyak kalimat yang bisa dijadikan motivasi sebagai Network Engineer ++ yang tulen…
Bimbinglah para junior ini…. dengan tulisan mu….
Comment by ibnu — July 5, 2008 @ 9:52 am
wah…bagus skli…thanks ya..
Comment by rully — July 5, 2008 @ 2:41 pm
wah..wah… ternyata bukan hanya di salon yg bisa plus plus yah.. heheheh
btw. nice article..
regards
richie
Comment by Richie Octavian — August 5, 2008 @ 9:23 am
Wowwww….
Very2 nice article.
thanks.
Comment by Endrik — September 2, 2008 @ 1:49 pm