Cisco Certified Design Expert
January 23, 2008Cisco baru saja mengumumkan program sertifikasi baru selevel CCIE dgn nama Cisco Certified Design Expert (CCDE). Alasan diluncurkannya sertifikasi baru ini adalah untuk menjawab kebutuhan pasar akan network designers dan architects yang jumlahnya masih bisa dibilang relatif sedikit. Format ujiannya mirip dgn CCIE, jadi harus ujian tertulis dulu selama 2 jam dan setelah lulus baru bisa daftar untuk ujian lab yang sampai sekarang belum ada informasinya namun kemungkinan akan berdurasi selama 8 jam juga.
Dari informasi ujian written, kelihatannya CCDE ini lebih berfokus ke teknologi yg biasa diimplementasikan di Service Provider, atau large Enterprise yg menyediakan network services untuk perusahaan lain (terbukti dgn adanya materi VPLS, MPLS, TE, L2TPv3, MPLS QoS dll dan tidak adanya feature dari LAN switching biasa seperti VLAN, trunking, DHCP, port security dll). Jadi mungkin agak mirip dgn CCIE SP, walaupun fokusnya lebih mengarah ke test untuk menguji seorang kandidat sbg seorang network designer atau architect.
Nah pertanyaannya: bagaimana caranya menguji kemampuan seseorang dalam men design large scale network di dalam lab 8 jam? Gue percaya bahwa seorang designer yg bagus adalah seseorang yg mampu meng capture requirements dari customer dan memilih product dan features yg tepat untuk menjawabnya. Kemampuan meng configure features beserta trick-trick nya, seperti di lab CCIE umumnya, memang penting tapi kemampuan untuk memilih produk yg tepat, menggunakan features yg sesuai dan mengintegrasikan itu semua di dalam suatu network jauh lebih penting buat seorang designer.
Sampai sekarang Cisco belum mengeluarkan informasi format ujian lab nya akan seperti apa. Jadi mari kita berandai-andai saja. Seandainya gue yg jadi program manager CCDE ini, walaupun sulit untuk menguji kemampuan kandidat dalam memilih produk karena biasanya produk yg digunakan di dalam lab sudah fix, maka paling tidak gue akan membuat ujian lab ini menjadi:
- soal akan berupa scenario yg menceritakan ttg kondisi network customer dan requirement mereka untuk mencapai kondisi network ideal di masa depan. Misal, soal bisa dibuka dgn cerita ttg satu customer yg akan memulai bisnis sbg service provider dgn jumlah target user > 1000, bisa juga diceritakan kondisi di masa depan dan scalability yg diinginkan
- set soal akan seperti ujian CCIE umumnya dimana dibagi menjadi beberapa bagian per teknologi, namun tidak ada penjelasan yg terperinci ttg feature yg harus di deploy. Yang ada mungkin hanya tambahan informasi ttg requirement specific dari tiap teknologi. Jadi sebagai contoh untuk section security/AAA soal bisa menyebutkan requirement untuk authentication dan accounting itu spt apa sehingga kandidat harus memutuskan apakah akan menggunakan TACACS+ atau Radius, kemudian penempatan AAA server di VLAN yg mana, dan juga detil dari log yg diinginkan dll
- setelah kandidat selesai meng configure semua devices yg ada di lab, ada sesi presentasi di 1 jam terakhir untuk menjelaskan mengapa dia memilih untuk mendeploy feature tertentu dgn teknik implementasi tertentu pula. Menurut gue ini penting karena bagaimana mungkin seseorang bisa mendesign network tapi tidak bisa menjelaskan alasan pemilihan produk/features. Dan kemampuan presentasi serta mempertahankan design juga merupakan salah satu kunci penting dari keberhasilan seorang designer
- karena ujiannya jadi 7 jam + 1 jam presentasi, memang ujian ini tidak bisa dilakukan di semua lokasi, tapi tidak masalah karena sbg program manager gue tidak mengejar quantity tapi quality heheh
- terakhir tapi cukup penting, sesuai dgn syarat di websitenya hanya orang yg punya pengalaman 7 tahun bisa ikut ujian ini. Nah mungkin sebaiknya CCDE ini mengikuti program spt CISSP dimana setiap kandidat harus mendapat endorsement dari manager tempat dia bekerja, yg menyatakan bahwa betul dia sudah memiliki pengalaman tersebut. Untuk program sertifikasi Cisco, proses endorsement bisa lebih mudah dan terpercaya karena biasanya yg mengambil CCDE adalah para engineer atau designer yg bekerja di Cisco partner, maka kantor lokal Cisco representative di suatu negara bisa memberikan endorsement kepada setiap kandidat di negara tsb.
Sebenernya gue masih ada beberapa ide-ide lagi buat membikin program sertifikasi ideal untuk seorang network designer. Namun harus di stop sampai disini karena semuanya cuman andai-andai, terutama di bagian “mengejar quality bukan quantity” heheh. Justru tujuan utamanya program sertifikasi adalah mengejar quantity. Quality biasa di compromise karena memang membuat sebuah standar skill world wide itu tidaklah mudah.