Antara Specialist dan General Purpose

November 5, 2007

Untuk menjadi expert, seseorang harus menjadi specialist di satu bidang. Ini berarti orang tsb harus fokus dan mendedikasikan diri di scope area tertentu. Kelemahannya, orang ini akan sangat expert di suatu bidang tapi mungkin idiot di bidang ya lain. Kalo dari segi network engineering, menjadi spesialis di satu bidang membutuhkan pertaruhan apakah bidang tsb masih akan ada di masa depan. Jika tidak, maka siap-siap untuk jobless atau pindah ke bidang yg lain. Start over. Dan sudah pasti tidak jadi expert lagi untuk sementara.

Orang yg bekerja sbg network consultant atau solution architect adalah orang-orang yg gue sebut General Purpose. Karena mereka biasanya tahu banyak area di networking, berbagai product dari verndor yg berbeda, dan untuk true architect sangat penting untuk mengetahui cara mengintegrasikan itu semua. Mereka general purpose karena bisa bekerja di area atau teknologi networking apa saja. Tidak perlu kuatir masalah kerjaan. Tapi satu hal yg jelas, tidak akan pernah bisa menjadi expert seperti yg memilih untuk menjadi specialist.

Mana yang lebih baik? Tergantung kita ingin jadi apa.

Yang jelas, kalo melihat dari apa yg sedang gue jalanin sekarang, kalo gue ingin jadi consultant atau architect, maka gue harus terus mengambil semua CCIE track sampai tamat. Karena sampai sekarang gue sudah tahu networking untuk area Enterprise (CCIE track R&S), Network Security (track Security), dan brief technology di Service Provider (CCIE track SP). Dengan mempelajari area Enterprise Voice (CCIE Voice) dan Data Center (CCIE Storage) maka gue akan menjadi a complete toolset, seseorang yg tahu berbagai area networking. Ditambah lagi skill wireless network, operating systems, network and security management sampai ke kompetensi gue di consulting, pre-sales skills dan technical project management.

Kesempatan gue untuk ambil CCIE lagi? Sangat besar. Cisco akan membayar semua expense gue untuk jadi CCIE, gue punya materi internal training, semua buku, lab yg walaupun tidak komplit tapi bisa digunakan (atau bisa juga online rental lab di Internet dan dibayarin Cisco), biaya ujian dan semua perjalanan yg akan ditanggung. Zero percent expense buat jadi orang Indonesia pertama yg punya 4 atau 5 CCIE. Dan begitu lulus, Cisco akan memberikan kompensasi uang tunai $. Tapi hanya itu. Karena begitu seseorang masuk Cisco tidak begitu kelihatan manfaat punya banyak CCIE (baca: punya CCIE itu tetap penting di Cisco, tapi punya multiple CCIE tidak). Yang paling penting adalah performance kita dalam bekerja. Multiple CCIE penting kalo kita mau jadi General Purpose. Dan mengambil CCIE akan membuat gue tidak akan fokus. Ini juga berarti gue tidak kan menjadi specialist di bidang apapun. Dan ini membuat gue tidak akan pernah mencapai level expert.

Jadi keliatannya gue tidak akan meneruskan CCIE journey, jika masih berkeinginan untuk jadi expert spt yg gue tulis di profile blog ini.
Unless someone can give me a very good reason to do so.

(Golden Gate Bridge, San Francisco)

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://himawan.blogsome.com/2007/11/05/81/trackback/

  1. “Multiple CCIE penting kalo kita mau jadi General Purpose. Dan mengambil CCIE akan membuat gue tidak akan fokus. Ini juga berarti gue tidak kan menjadi specialist di bidang apapun. Dan ini membuat gue tidak akan pernah mencapai level expert”

    Kalo sampai saat ini bisa dapet 3 CCIE. E berarti Expert. Bisa disimpulkan ngga bahwa lu itu adalah EXPERT dalam 3 bidang tersebut (R&S, Security, ISP). Dan seandainya ditambah 2 lagi, Data Storage & Voice berarti Expert dalam 5 bidang. Multi-Expert.

    seneng baca blog ini, benar-benar bermanfaat untuk orang yang semangatnya kembang-kempis macem gue.

    Salam.

    Comment by john — November 7, 2007 @ 7:04 pm

  2. Saya rasa anda lbih bae mengambil track selanjutny,,, krn dengan bgitu bkan hanya anda saja yg akan bangga, tp keluarga anda, teman anda, dan juga masyarakat Indonesia tentunya…
    Dan saya jg percaya dengan kemampuan yang anda miliki, anda akan menyelesaikan itu track smua kurang dr 1 taon… bkanny stlh itu anda bs fokus di satu hal?? Dan saya rasa ktika anda mempelajari track yang laen , mngkn saja akan anda akan mengetahui lbih dalam ttg voice dan storage(yg mngkn jg bs membuat anda tertarik), krn kt akan bs menyukai ssuatu klo kt mengetahui ssuatu itu lbih dalem……, ga bs kt hanya liat di permukaan saja….
    Slain itu jalan akan jauh lbih sempurna ktika kita sampai di tujuan(dalam hal ini saya tidak mengatakan kalau apa yang telah anda lakukan tidak sempurna, malah klo bole dibilank itu ud sangat excellent), walaupun jalan sblum tujuan itu sudah bgitu indah, namun lbih bae lg ktika kt bs menyelesaikan jalan yg tlah kt mulai…..

    So keep moving on…………

    Comment by zalazax — November 8, 2007 @ 10:39 pm

  3. mudah2-an anak, istri masih ingat, karena hanya 1 minggu paling lama di rumah

    Comment by iwan — November 9, 2007 @ 12:32 pm

  4. Menurut gue, Associate, Professional, and EXPERT - it just a name. EXPERT mean Cisco ngga bisa bikin standarisasi baru sebagai spesialis. Sekali ketemu 1 ‘trick’ baik untuk sertifikasi Profesional di satu bidang [misal CCNP], maka pasti akan bisa mengerjakan sertifikasi Profesional di bidang yang lain [ CCSP, CCIP, CCVP etc.], dan CCIE juga. Makanya seperti mas Hima, sekali meraih 1 CCIE certified, CCIE certified yg lain akan mudah diraih. Logikanya, tidak ada kepuasan, sepuas saat meraih pertama kali CCIE. Kalaupun mas Hima, meneruskan CCIE journey yang lain, jelas mas akan menemukan hal baru [walaupun akan jadi General Purpose, seperti kata mas]. Saran sebagai orang yang sok tahu [padahal ndak tahu - karena tidak punya sertifikasi], mas teruskan jouney-nya, kecuali mas bisa minta ke CISCO untuk bikin standarisasi baru yang lebih dari CCIE. Suatu saat, mas akan disebut sebagai CISCO specialist. Kalau mas sudah meraihnya, mas compare sama sertifikasi platform yang lain [Juniper etc.], maka mas bukan lagi sebagai CISCO specialist, tapi CISCO+JUNIPER specialist, dan begitu seterusnya ke platform yang lain. Akhirnya, mas akan ketemu Technology specialist, artinya, mas menemukan filosofi ilmu networking. So……..Destination mas adalah seperti http://smorris.uber-geek.net/ ….scott morris akan melihat profile mas Hima, seperti kalau mas Hima ngeliat profile saya :D . Sorry mas…sok banget gue hahaahahhah

    Comment by Tri Nugroho — December 6, 2007 @ 1:57 pm

  5. kata “expert” memang menyimpan banyak makna dan kadang berarti “no limit” krn ilmu pengetahuan terus berkembang. namun saya yakin om Himawan punya agenda dan goals tersendiri dalam journey ini. the decision is yours. godluck for whatever your plan is.

    Comment by ade — March 1, 2008 @ 2:57 pm

  6. om blognya mantafff, pengen suatu saat kyak om

    Comment by asad — April 29, 2008 @ 6:36 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>