Bukan Dewa, Guru atau Batman

September 16, 2007

Salah seorang rekan dari Cisco India sering membaca blog gue yg lain dan ternyata sangat terinspirasi dgn kelulusan gue di CCIE lab track SP untuk menjadi Triple CCIE. Sehingga dia sempat mengirim email ke group Cisco yg lain di India, dgn kata-kata:
“..I visit a blog (almost daily) of Himawan Nugroho. He just cleared his Triple CCIE. For me he is my role model. I aspire to be him. For me he is indeed GOD on earth..”
Email tersebut gue forward ke milis ccieindo, dan semenjak itu teman-teman CCIE suka mengolok-ngolok gue dgn panggilan Manusia Setengah Dewa. Jadi kalo misalnya suatu ketika baca atau mendengar ada yg bilang bahwa CCIE itu dewa, jangan langsung tersinggung dan menuduh arogansi. Itu semua hanya karena ada orang yg terlalu terinspirasi yg kemudian berkembang menjadi lelucon, tidak lebih.

Dan seolah-olah ingin menunjukkan kenyataan bahwa gue bukan dewa, beberapa hari yg lalu gue jatuh sakit di Kuala Lumpur. Sepertinya tubuh gue akhirnya sadar bahwa gue juga bukan batman. Sehingga dengan gaya hidup traveling yg tidak sehat, tidur yg kurang, makan yg gak jelas dan gak teratur, akhirnya gue tumbang juga. Untungnya malem itu gue masih bisa terbang balik ke Singapore, kemudian paginya gue terbang ke Jakarta dan bed rest selama 3 hari di Bandung. Sakit di negara orang itu paling gak enak, apalagi kalo sendirian. walaupun biaya pengobatan maupun rumah sakit ditanggung sama Cisco tapi tetap saja yg paling enak itu dirawat sama keluarga sendiri di rumah.
Yup, gue memang bukan batman.

Selama gue sakit gue sempet membaca novel Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata. Selain karena gue memang tidak bisa ngapa-ngapain bahkan untuk buka email aja pusing, gue juga sedang mulai berusaha mengapresiasi hasil karya anak bangsa, yg memang mengagumkan, plus berusaha get a life dgn cara hidup di luar console. Novel itu membuat gue teringat kembali akan pendidikan yg pernah gue terima di masa kecil. Banyak orang bilang, guru kita waktu kecil itu adalah orang yg sangat berjasa. Bahkan paling berjasa di antara guru-guru yg lain. Karena guru di awal-awal sekolah adalah orang yg memperkenalkan kita akan cara berkomunikasi antar manusia, dgn mengajarkan membaca dan menulis. Guru di masa kecil adalah orang-orang pertama yg membuka mata kita akan dunia pengetahuan. Orang yg memperkenalkan kita kepada cara berpikir yg terbuka. Guru, tanpa keraguan, adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Gue, tentu saja, bukan seorang guru.

Walaupun banyak orang yg mengirim email ke gue, ingin belajar dan berguru tentang ilmu networking ataupun cara menjadi CCIE, gue tetap bukan guru. Gue memang bisa mengajarkan materi networking atau membuat seseorang bisa sampai lulus CCIE, tapi itu tidak membuat gue menjadi seorang guru.
Gue lebih suka disebut mentor.

Gue hanya bisa memberikan panduan. Gue bisa memberikan guidance, arah dan pedoman dalam belajar. Dan semuanya berdasarkan pengalaman yg sudah gue jalanin. Gue bisa memberikan arahan agar seseorang bisa lulus Triple CCIE karena gue sudah pernah menjalaninya. Hanya itu. Gue bukan guru, hanya pemandu. Hasil akhirnya tergantung dari orang yg ingin belajar. Hasilnya akan menjadi seperti apa tergantung individu yg mau dipandu. Gue seperti Morpheus yg berkata ke Neo: “I can only show you the door, you are the one who has to walk through it”

Jadi jangan panggil gue dewa atau guru, apalagi batman.

Dan hari Minggu ini, hari ke-4 puasa, gue akhirnya sudah bisa bangun dan kembali ke kehidupan gue yg biasa: berpindah dari satu tempat ke tempat yg lain. Gak ada yg baru kecuali mungkin karena gue menjalaninya sambil tetap puasa.
Perjalanan gue hari ini yg (mungkin) menarik:

04.00 Sahur di Bandung
06.00 Bawa mobil ke Jakarta
09.00 Parkir mobil di rumah ortu, ambil taksi ke airport
12.00 Naek pesawat ke Singapore
15.00 Nunggu pesawat berikutnya di Changi, maen xbox
17.00 Naek pesawat ke Kuala Lumpur
18.00 Naek kereta ke sentral KL, trus naek taksi
19.00 Buka puasa, masih di taksi yg menuju ke hotel
Dapet kurma dari supir taksi buat berbuka
20.00 Dinner di hotel, meeting sama rekan-rekan
Terus ketiduran dan gak sahur walau ada workshop besoknya

Nyetir, terbang 2 kali, naek kereta, naek taksi 2 kali.
Puasa 15 jam, empat kota besar, tiga negara, tiga airport.
Selamat berpuasa buat semua yg menjalani.

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://himawan.blogsome.com/2007/09/16/bukan-dewa-guru-atau-batman/trackback/

  1. Wah bro.. terima kasih atas sharing suka dukanya. Selamat berpuasa

    Comment by isal — September 26, 2007 @ 6:50 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>