Never Make Mistakes

July 22, 2007

Menurut gue judul posting ini lucu banget. Mana ada orang yg gak pernah salah? Sebaik-baiknya suatu perencanaan pasti ada loop hole dan kesalahan dapat terjadi setiap saat.
Afterall, we are all just humans.

Tapi setelah gue masuk Cisco, seperti nya hal seperti itu yg diharapkan oleh setiap customer. I mean, waktu dulu gue kerja di partner customer masih bisa menerima proses trial-and-error dalam suatu project. Karena menurut mereka gue toh cuman kerja di partner dan bukan yg bikin product. Dan tentunya dulu gue sendiri masih bisa menyalahkan yg bikin product kalo terjadi sesuatu di tengah-tengah project. Blame it on Cisco, heheh

Anyway, di project gue yg sekarang salah satu engineer kita membuat satu kesalahan kecil yang menyebabkan ketidak stabilan network 3 minggu setelah kita pergi. Customer meng-klaim network mereka mati selama 6 jam dan memaki-maki kita di meeting sampai menyatakan akan menuntut ke pengadilan. Sebagai technical lead di project ini tentu saja ini salah gue. First rule of leadership, anything wrong is your mistake. Walaupun gue juga masih bingung kenapa setelah 6 jam downtime yg mereka claim mereka baru telpon gue. Dan untungnya karena gue terlibat proses design sejak awal network bisa kembali normal dalam waktu 15 menit kemudian.

Walaupun kesalahan engineer ini sebenarnya adalah mencoba mengakomodasi last minute changes yg di request customer selama implementasi. Another rule from the project, never make any changes during implementation. Karena perubahan dalam waktu yg singkat dari design yg sudah direncanakan sejak lama, yg sudah melalui berbagai testing dan proof of concept proses, kemungkinan membuat kita tidak melihat implikasi yg mungkin terjadi. Dan kebetulan engineer tsb tidak terlibat proses sejak awal karena bagian dia hanya di satu teknologi yg spesifik. Namun customer request is always number one, selalu terjadi di setiap project dan sudah lumrah setiap engineer selalu ingin mengakomodasi keinginan dari customer untuk memberi yg terbaik.

Yang menarik, dua hari setelah gue menghadiri meeting yg penuh dgn kemarahan dari customer gue harus memimpin migrasi network dari customer yg sama. Dan seperti biasa, hanya dalam waktu yg singkat karena persiapan yg sangat padat gue masih mendapat beberapa last minute request for changes dari customer. Beberapa request mereka membuat design aslinya menjadi berbeda, walaupun tidak banyak namum perubahan ini bisa membawa dampak yg tidak terpikirkan untuk saat ini. Namun menolak request ini sama saja dgn menunda project. Dgn alasan banyak hal yg bisa terjadi jika terjadi penundaan, gue lakukan juga migrasi mulai Sabtu pagi kemarin. Tentunya dgn finger-crossed berharap gue tidak miss satu step apapun dalam persiapan, melakukan testing ulang di internal lab seadanya dan berharap semua perubahan sudah gue perhitungkan untuk tidak menyebabkan implikasi apapun.

Yeah, you can guess the rest of the story. Tentunya banyak surprises yg terjadi, selain akibat design yg berubah juga karena beberapa faktor lain. Mulai dari VPLS pseudowire yg tidak jalan, routing loop di network Service Provider nya customer, MPLS label yg missing, perubahan mendadak di routing dan access rules Firewall, BGP neighborship problem karena melewati L2VPN Ethernet over MPLS, BGP routes advertisement yg aneh, inline IDS yg tidak bisa mem bridge traffic dari satu VLAN ke VLAN yg lain, MPLS L3VPN routing, sampai ke masalah physical cabling.

Untungnya gue punya supportive team member in the background meskipun cuman gue sendiri dari Cisco AS yg ada di lapangan. That’s one of the reasons that made me really grateful that I work for Cisco. Gue bisa telpon Metro Ethernet specialist di India untuk membantu troubleshooting VPLS. Gue punya temen-temen geek di Singapore yg bisa membantu di BGP. Security expert di Australia langsung gue kontak untuk solve IDS issue. I can really get help from the best hand.

Banyak kesalahan yg tidak terlihat karena perubahan yg mendadak dan dalam persiapan singkat yg bisa terjadi saat implementasi tapi semuanya bisa teratasi dalam migrasi selama 18 jam karena I’m surrounded by the best networking guys in the industry. Gue bener-bener bisa belajar banyak dgn kerja bareng mereka. Somehow I feel like being as Peter Petrelli in Heroes that can absorb the power from others by merely standing next to them. Okay, that’s too much :)

Beberapa hari terakhir ini gue cuman fokus di project dan gak belajar untuk CCIE SP lab sama sekali.
I have lost 4 days and it’s time to gain back another lab hours.