Connecting the Dots
May 31, 2007Hari ini gue sedang ada di Hongkong untuk mengikuti internal training dari Cisco yg bernama ‘Connected Development’. Sebentar… gue sebenernya ke Hongkong juga buat ke Disneyland. Karena gue gak pernah merasa kerja, tapi selalu merasa maen dan digaji, maka hari ini gue sedang maen ke Hongkong dan kebetulan di kantor Cisco sono ada training jadi gue mampir heheh
Intinya sih setiap pegawai Cisco Advanced Services harus mengambil training ini, yg dimulai dgn assessment akan strengths dan talents yg dimiliki dgn menggunakan metoda dari buku ‘Now, Discover Your Strenghts‘. Definisi buku ini: strenghts adalah talent yg kita latih untuk meningkatkan produktivitas. Talent atau bakat yg dimaksud tentunya bukan bakat-bakat spt bermain piano atau basket, tapi lebih yg berhubungan dgn professionalisme dalam dunia kerja. Dengan mengetahui talent apa yg kita miliki, diharapkan kita bisa menjadikannya strength dalam profesi kita sehari-hari. Dan dengan menggabungkan strength dan keinginan dari employee untuk maju dengan visi dari perusahaan, diharapkan didapat pengembangan yg saling terkoneksi antara employee dan perusahaan, makanya trainingnya disebut ‘Connected Development’.
Buku ini memang fokus di area untuk mendevelop strength, jadi berlawanan dgn ide bahwa kita harus memperbaiki weakness. Kata buku ini: memperbaiki weakness hanya damage control, dan tidak akan pernah membuat kita meraih posisi top of the top. Jadi weakness memang harus dianalisa dan diperbaiki, tapi fokus utama harus ke strenth yg kita miliki. Hanya dgn cara fokus ke strength lah kita bisa mencapai the greatest limit.
Well, gue sih nurut-nurut aja, wong disuruh training gratis sama perusahaan kok. Eh salah, disuruh maen sekalian training heheh
Sebelum training gue harus login ke website buku tsb menggunakan code yg tertulis di bagian belakang cover bukunya dan menjawab questionnaire dgn waktu 20 detik untuk setiap pertanyaan, dan setelah selesai website tsb akan menampilan talent theme kita. Btw, walaupun website dan tool nya disebut strengths finder, kata trainer nya seharusnya sih dinamakan talents finder tapi nama tsb udah keburu dipake orang
Mau tahu hasil yg gue dapat? Top 5 talent gue dgn deskripsi singkat:
Adaptability: prefer to “go with the flow.” They tend to be “now” people who take things as they come and discover the future one day at a time
Significance: want to be very important in the eyes of others. They are independent and want to be recognized
Positivity: have a enthusiasm that is contagious. They are upbeat and can get others excited about what they are going to do
Activator: can make things happen by turning thoughts into action. They are often impatient
Harmony: look for consensus. They don’t enjoy conflict; rather, they seek areas of agreement
Untuk talent yg pertama dan kedua sepertinya gue setuju bgt. Untuk yg ke-3… yah bolehlah gue ngaku-ngaku sbg orang yg positif. Cuman untuk yg ke-4 dan ke-5 ini yg gue rada-rada bingung, walaupun hati kecil gue sedikit mengakui. Yang lebih bingung lagi, biasanya orang technical seperti gue biasanya punya talent:
Analytical: search for reasons and causes. They have ability to think about all the factors that might affect a situation
Learner: have a great desire to learn and want to continuously improve. In particular, the process of learning, rather than the outcome, excites them
Tapi yang 2 ini malah gue gak punya!
Mula-mula baca hasil assessment gue bingung. Trus gue jadi malu. Soalnya di training entar bakalan ditanya talent gue apa dan gue malu dgn hasil assessment gue. Kalo bisa ganti sih gue pengen punya:
Achiever: have a great deal of stamina and work hard. They take great satisfaction from being busy and productive
Self Assurance: feel confident in their ability to manage their own lives. They possess an inner compass that gives them confidence that their decisions are right
Keren gak tuh? Ditambah Analytical, Learner dan yah, tambah Adaptability lah karena sesuai dgn gaya hidup gue yg suka kesana kesini. Kayaknya mantep bgt kalo Top 5 Talent gue ini. Ini 5 talent yg dibutuhkan dari engineer top notch yg ideal. Kalo pasang di CV dgn kata-kata yg dikembangin dari 5 talent tsb sbg deskripsi diri gue pasti menarik bgt tuh buat dibaca.
Tadinya gue mau ganti aja Top 5 talent gue dgn yg itu. Toh hasil assessment dari website cuman di email ke kita sendiri, bukan ke company. Tapi terus gue mikir, kenapa harus diganti? Jangan-jangan tool ini emang betul? Jangan-jangan bakat gue memang bukan jadi top notch engineer atau engineer R&D, tapi lebih mengarah ke Consultant yg bisa loncat sana loncat sini (Adaptability), ingin selalu mengerjakan sesuatu yg bermanfaat (Significance), memberi semangat kepada orang-orang untuk maju dgn cara salah satunya mengambil CCIE (Positivity), tidak sabar dan tidak pernah mengandalkan orang lain yg menyebabkan project bisa jadi tertunda (Activator) dan selalu menjadi penengah dari team member gue untuk bisa menyelesaikan project (Harmony)?
Bukannya hal-hal semacam ini yg selama ini gue kerjakan? Termasuk project terakhir gue bersama Cisco AS di KL dimana gue bertindak sbg team leader untuk menyelesaikan project dgn berbagai teknologi dari VPLS, L3VPN sampai ke LAN switching dan security, dan bekerja dgn 5 NCEs lain dari negara yg berbeda-beda? Yg dibutuhkan dari gue di project tsb bukan kemampuan teknis yg mendalam di satu teknologi, tapi kemampuan menggabungkan semuanya dan menjadikan project tsb berhasil. Gue diminta jadi team lead karena gue tau a bit from each technology in the solution.
My part was to solve the puzzle.
Connecting the dots.
Jika memang hasil assessment itu sesuai dgn talent yg sedang gue pergunakan, berarti pertanyaannya tinggal: apakah gue mau menerima apa yg selama ini gue kerjakan dan menjadi yg terbaik di situ, atau mencoba berubah menjadi sesuatu yg ideal?
…
Biar gak penasaran, gue saranin buat coba baca bukunya terus ambil assessment tsb. Mungkin kedengarannya konyol tapi bisa jadi ini memberi perspektif baru buat kita dalam menganalisa diri kita sendiri.
Ok, now it’s time to go to Disneyland.