Last 24 Hours

November 19, 2006

Insya Allah kalo tidak ada halangan dalam waktu 24 jam gue dan sekeluarga akan terbang ke Singapore. Gue dapat tawaran untuk kerja buat Cisco Systems Advance Services - Asia Pacific team, dengan cakupan negara-negara di Asean. Ini berarti gue bakalan sering traveling ke Indonesia dan juga negara-negara tetangga dan tentunya dapat kesempatan buat ketemu teman-teman semua yg tinggal di kawasan Asia.

Hampir 5 tahun gue tinggal di Middle East. Menyaksikan bagaimana UAE berubah menjadi kota Metropolitan dan kota dgn living cost termahal di dunia no.25 hanya dalam beberapa tahun. Mendapat banyak teman dan pengalaman, membuka mata dan telinga lebih lebar, dan pada akhirnya gue harus meninggalkan ini semua demi sesuatu yg (Insya Allah) akan lebih baik.

Gimana ceritanya bisa ke Cisco AS?
Seperti yg mungkin semua teman-teman tahu gue sudah resign dari company gue yg dulu Cisco Gold partner di Dubai sejak pertengahan tahun. Semenjak resign, gue menerima banyak offer buat kerja di kawasan Middle East lagi, tapi tidak ada tawaran dari Cisco ME sendiri. Karena gue memang sudah jatuh cinta ke Cisco, dan juga sedang menunggu proses visa H1b buat ke US, akhirnya gue memilih buat jadi freelancer, konsultan independen buat Network dan Infrastructure Security. Tawaran-tawaran kerjaan sebagai pegawai tetap memang banyak dan menggiurkan, tapi ternyata kerja sebagai kontraktor bisa dapat penghasilan lebih besar lagi karena dibayar perhari :)

Alhamdulillah dari 2 project yg gue kerjain customernya ternyata puas dan memberi reference letter. Reference letter sangat penting buat seorang kontraktor dan gue sudah mendapat calon customer untuk beberapa waktu ke depan berkat referensi ini. Hanya sayangnya karena untuk tetap tinggal di UAE gue butuh valid working permit, gue tahu gue gak bisa terus menerus jadi kontraktor kecuali gue buka perusahaan sendiri. Ada salah satu customer gue yg menawarkan ide ini dan bersedia investasi tapi semuanya masih sebatas wacana. Sedangkan dalam waktu dekat gue harus keluar dari negara ini. Visa H1b gue juga tertahan dan tidak ada kepastian kapan akan keluar.

Bulan lalu gue pulang ke Indonesia untuk ketemu keluarga dan sempet ketemu dgn Manager Cisco AS di Jakarta. Thanks kepada teman-teman dari Cisco Indonesia yg memberi feedback yg sangat baik tentang gue akhirnya gue dapat kesempatan buat interview juga. Setelah beberapa proses phone interview yg meskipun banyak namun relatif cepat, akhirnya gue ditawarin untuk bergabung bersama Advance Services team sebagai Network Consulting Engineer (NCE). Profil kerjaannya mirip dgn yg biasa gue kerjain dan memang sudah lama gue berkeinginan untuk masuk Cisco khususnya di Advance Services team. Akhirnya gue memilih untuk bergabung mulai hari Senin besok.

Satu hal yg lucu, begitu tahu gue keterima di Cisco gue langsung dikontak dan ditawarin posisi di professional services nya Juniper Middle East. Kebetulan di salah satu project gue sempet meng setup dan mengintegrasikan Juniper Netscreen 5400 series ke jaringan customer gue, dan ketemu orang-orang Juniper di sini.

Well, sampai sekarang cinta gue masih sama Cisco.
Everything that I know about networking I learn it from Cisco.

Banyak yg bilang ke gue kalo sebaiknya gue tetap bekerja sbg kontraktor, dan Cisco mungkin bukan tempat yg seperti gue impikan: It’s always greener on the other side, Himawan. Tapi gue langsung bales: At least now I have the chance to see how green the other side is.

Pada akhirnya gue mohon doa restu semoga gue diberi kemudahan di tempat dan pekerjaan yg baru. Dan terima kasih buat semua teman-teman di Cisco yg sudah memberikan rekomendasi yg sangat bagus buat gue.