My Last Day

September 30, 2006

Hari ini adalah hari terakhir gue bekerja di perusahaan gue yg sekarang. Tidak terasa 3 bulan notice period yg gue berikan dari tanggal 1 Juli berakhir sudah. Mulai besok gue resmi berubah status menjadi pengangguran.

Wah, Double CCIE bisa jadi pengangguran juga nih? :)
Sebenernya sih enggak. Alhamdulillah gue udah dapet beberapa offering letter di tangan (masih ada juga yg mau ngerekrut gue ya hehe).

Offer pertama yg gue dapet itu dari perusahaan lokal di Abu Dhabi yg membutuhkan gue buat proyek MPLS besar di institusi militer. Keuntungannya mungkin karena gue bakal kerja dgn government, masa transisi dari company gue yg sekarang ke sana akan sangat mudah. FYI, di UAE ini untuk mengganti Visa kerja tidak mudah, kecuali kita bekerja untuk perusahaan yg berlokasi di Dubai Internet City atau Freezone area. Proyeknya juga gak jelek-jelek amat. Kerugiannya mungkin ya gue kembali harus masuk ke local company, dealing with orang-orang lokal yg punya kebiasaan yg agak-agak “aneh.”

Offer kedua dari company gue sendiri. Ini perusahaan emang kocak bgt, selama 3 bulan masa resignation gue mereka tidak pernah berusaha untuk menghubungi atau melakukan negosiasi. Eh tiba-tiba kemaren manajer gue minta buat ketemu dan negosiasi. Gaji yg ditawarkan memang menggiurkan. Posisi yg ditawarkan juga lumayan. Cuman gue udah kapok kerja buat company yg sekarang. Same shit different outfit. Gue tahu mereka berani menawarkan gaji gede sekarang karena kita memang lagi banyak proyek dan sudah 4 CCIE dari company gue yg keluar. Selama ini ide-ide gue gak pernah ditanggapi buat memperbaiki sistem dari perusahaan. Jadi mungkin saatnya buat mereka untuk mengemis-ngemis minta belas kasihan ke gue sekarang ;)

Offer ke-3 datang dari company multi-national dgn tawaran title yg keren: Solution Architect buat Middle East dan Afrika. Waduh titlenya keren bgt. Companynya juga bagus. Sayangnya cuman satu: sebagai Solution Architect kerjaan gue bakalan makin jauh dari console. Gak bakalan ngoprek-ngoprek lagi, palingan ngerjain proposal atau design di belakang meja, conference atau visit customer buat presentasi. Ini bakalan tidak mendukung niat gue buat jadi Triple CCIE. Gue harus belajar sendiri di rumah tanpa bantuan dari environment kerjaan gue. Enaknya? Perusahaannya besar, sudah establish lebih dari 100 tahun walaupun bisnis utamanya bukan jaringan.

Ketiga offer di atas menawarkan gaji yg kurang lebih sama, dan gajinya sekitar 50% lebih tinggi dari yg gue terima sekarang.

Offer letter terakhir yg gue terima dateng dari perusahaan konsultan yg merupakan partner Cisco dalam menjalankan proyek. Jadi misal Cisco punya proyek besar sendiri, tanpa melalui pertner, dan tidak memiliki engineer atau Project Manager yg cukup maka perusahaan konsultan ini akan menyediakan mereka. Ada dua perusahaan model begini yg meng-interview gue: Thrupoint dan Devoteam. Salah satu dari mereka bersedia meng-hire gue. Proyek yg akan gue kerjaan besar sekali dan berhubungan dgn Service Provider. Semua training disediakan. Tempat ini cocok kalo gue mau belajar jadi konsultan teknik dan di saat bersamaan ingin belajar buat CCIE SP lab. Sayangnya cuman satu: lokasi di Saudi Arabia. Gue memang muslim, tapi rasanya gue belum siap bekerja di negara tsb yg jauh lebih ketat peraturannya dari UAE. Wanita harus mengenakan pakaian hitam-hitam, tidak boleh menyetir dan harus selalu ditemani muhrim pria jika keluar rumah. Tidak ada bioskop untuk umum. Hmm, belum saatnya deh. Walaupun kerja di Saudi memungkinkan gue buat ibadah dgn mudah, tapi pilihan ini sulit gue ambil sekarang. Apalagi jika bekerja di company tsb gue tidak bisa join Cisco nantinya.

Pilih yg mana? Wah gak tau tuh. Mana semua orang pengen jawaban dari gue secepetnya lagi. Hampir tiap hari gue ditanyain buat memutuskan mau join atau tidak.

Di saat-saat bingung seperti ini gue dapet tawaran buat kerja sebagai kontraktor di customer company gue yg sekarang, buat melanjutkan proyek yg belum selesai dan memang gue selama di proyek tsb bekerja sebagai Technical Project Manager dan Lead Designer. Bayarannya per hari dan tentunya pasti lebih besar dari semua tawaran yg di atas.

Dan Cisco sendiri mana? Why Cisco, why do you hate me when I show you nothing but love? Hehe kidding. Pada saat gue tulis ini gue sedang melakukan proses interview yg marathon dgn Cisco Advance Services team, meskipun bukan untuk di Middle East.

Sekarang sih yg pasti cuman satu, mulai besok gue gak perlu kerja dulu sampai gue mengambil keputusan. Gue baru balik minggu kemaren dari Jakarta dan sempet beli DVD Scrubs season 1 - 5, Prison Break full season 1, dan Lost season 1 - 2. Dan gue juga masih mampu buat maen snowboarding di Ski Dubai meskipun harus mulai makan Indomie mulu hehe. Jadi sepertinya gue bakalan jadi pengangguran tapi tetep bergaya. Jobless with style.